SMAKBO
Cikal bakal Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor yang dikenal sekarang ini adalah suatu bentuk kursus analis yang didirikan pada tahun 1950. Sesuai perkembangan kebutuhan tenaga analis kimia, pada tahun 1955 bentuk status menjadi Sekolah Analis Kimia (SAK), yang kemudian pada tanggal 23 Juni 1966 berganti nama menjadi Sekolah Analis Kimia Menengah Atas (SAKMA), dan sejak tanggal 24 Juni 1985 menyandang nama SMAKBO hingga kini.
Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor (SMAKBO), kadang masih disebut juga sebagai SAKMA Bogor, merupakan salah satu lembaga pendidikan kejuruan negeri empat tahun dibawah Departemen Perindustrian Republik Indonesia yang mencetak tenaga analis kimia atau operator laboratorium tingkat menengah yang siap pakai. Saat ini ada dua sekolah negeri sejenis di Indonesia, yaitu Sekolah Menengah Analis Kimia Padang di Padang, Sumatera Barat dan Sekolah Menengah Analis Kimia Ujungpandang di Makassar, Sulawesi Selatan.
Saat ini SMAKBO telah menghasilkan 4.866 (empat ribu delapan ratus enam puluh enam) lulusan yang sebagian besar bekerja pada berbagai bidang industri, antara lain; minyak dan gas (Pertamina, Chevron, Conoco Phillips, Petronas, Qatar Petroleum, Shell, Petro China, TOTAL Indonesie, Castrol, Nalco), polimer (Boroque, Candra Asri, Tripolyta), petrokimia (Pusri, Pupuk Kujang, Pupuk Kaltim), pertambangan (ANTAM, Freeport, Berau Coal), semen (HOLCIM, Indocement, Semen Gresik), farmasi (Kimia Farma, Indofarma, Kalbe Farma, Medifarma, Pfizer, Actavis, Bayer, Boehringer), Consumer Goods (Unilever, Orang Tua Group, Bintang Toedjoeh, Danone, Garuda Foods, Coca Cola, Sayap Mas Utama), otomotif (Astra International, Astra Otoparts), laboratorium penelitian dan jasa (LIPI, BATAN, PPLi, Sucofindo, Intertek, Corelab, Geoservice, ALS Indonesia), penerbangan (Garuda Indonesia), dan instansi lainnya (Peruri). Mereka tersebar di berbagai propinsi di tanah air serta di luar negeri. Lulusan SMAKBO tidak hanya bekerja sebagai tenaga analis kimia, namun juga tersebar dalam bidang profesi yang lain, sebagian bahkan menduduki posisi penting pada tingkat manajemen perusahaan dan juga posisi taktis di bidang pemerintahan, salah satunya adalah Bapak Ir. H. Azwar Anas (lulusan tahun 1953) – mantan Menko Kesra pada kabinet Pembangunan.
Sejarah
Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor merupakan kelanjutan dan Analysten Cursus yang sejak permulaan Perang Dunia I diselenggarakan oleh Indonesiche Chemische Vereniging (Persatuan Ahli Kimia Indonesia) di Balai Penelitian Kimia Bogor, sekarang BBIA (Balai Besar Industri Agro) Bogor.

Herman Busser
Tujuan pendirian kursus ini adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga analis bagi balai penelitian tersebut dan cabang cabangnya.
Pada tanggal 8 September 1955 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perekonomian Nomor 12.060/TU tanggal 8 September 1955, kursus ini diberi status sekolah dengan nama Sekolah Analis Kimia (SAK). Sekolah ini mulai berdiri sendiri dari BPK pada tahun 1961 dan bertanggung jawab langsung kepada direktur PNPR. Sejak tahun 1966 dengan SK Menteri Perindustrian Ringan Nomor 9/SK/DM/1961 tanggal 23 Juni 1966 namanya diubah menjadi Sekolah Analis Kimia Menengah Atas (SAKMA). Tahun 1975 pembina pengelolanya adalah Pusdiklat Departemen Perindustrian.
Tahun 1985 namanya diganti menjadi Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor (SMAKBO) berdasarkan keputusan Menteri Perindustrian No. 234/M/SK/6/1985 tanggal 24 Juni 1985. Pembinanya adalah Pusbinlat Departemen Perindustrian, dan sejak tahun 2002 pengelolanya adalah Pusdiklat Indag Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Sejak tanggal 31 Januari 2005 kembali dikelola oleh Pusdiklat Industri Departemen Perindustrian. Jumlah lulusan sejak didirikan sampai bulan Juni tahun 2006 adalah 4.383 orang.
Sistem Pendidikan
Program pendidikan SMAKBO merupakan Program Pendidikan Kejuruan, Kelompok Rekayasa, Rumpun Kimia dengan Program Studi Kimia Analisis. Sistem pendidikan yang diterapkan di SMAKBO adalah :
- Lama pendidikan 4 tahun yang dibagi dalam 4 tingkat atau 8 semester.
- Tahun Ajaran baru dimulai bulan Juli, waktu belajar efektif 18 minggu per semester.
- Siswa yang tidak naik kelas pada tahun pertama (semester 2) diharuskan, pindah ke sekolah lain (sistem gugur). Dan selama tahun kedua sampai tahun keempat maka siswa yang tidak naik kelas diberi kesempatan mengulang satu kali.
- Masa pendidikan di SMAKBO maksimal 6 (enam) tahun dan tidak boleh tinggal Iebih dan dua tahun pada tingkat yang sama.
- Siswa tidak boleh menikah selama masa pendidikan.
Informasi Dasar
| :: Informasi | |
| Didirikan | : 7 September 1955 |
| Jenis | : Negeri, Non Asrama |
| Akreditasi | : Keputusan MenPerin. No. 234/M/SK/6/1985 |
| Kepala Sekolah | : Dra. Hadiati Agustine |
| Program Jurusan | : Kimia |
| Jumlah Siswa Rata-Rata | : 235 siswa / tahun |
| :: Alamat | |
| Lokasi | : Jl. Binamarga No. 1, Pakuan Ciheuleut, Bogor 16143 |
| Situs Internet | : www.smakbo.sch.id |
| :: Lain-Lain | |
| Jumlah Alumni | : 4,383 (2006) |







